Klasifikasi ikan cupang

Klasifikasi ikan cupang

7 Kesalahan Pemula saat Memelihara Ikan Cupang, Pahami ya!

Salah satu ikan dengan harga terjangkau dan sering dicari oleh pecinta ikan hias di Indonesia adalah ikan cupang. Cupang memiliki bentuk indah, terutama pada bagian sirip punggung, bawah perut, dan ekor yang seakan berkibar dan melambai-lambai. ikan cupang yang beredar di pasaran sebagian besar merupakan hasil silangan dari kelompok Splendens Complex. Kelompok ini terdiri dari 5 spesies, diantaranya Betta splendens, Betta stiktos, Betta mahachai, Betta smaragdina dan Betta imbellis.

  • Taksonomi
KerajaanAnimalia
FilumChordata
KelasActinopterygii
OrdoPerciformes
FamiliOsphronemidae
SubfamiliMacropodusinae
GenusBetta
Spesiesa. persephone
b. picta – Cupang bintik
c. pugnax – Cupang    penang
d. splendens – Cupang petarung
  • Morfologi

Pada umumnya, ikan cupang dewasa berkuran 5,7 cm sampai 8 cm. ikan yang jika dipelihara, biasanya bisa hidup diantara 2 hingga 4 tahun ini harganya beragam, mulai dari Rp10 ribu hingga puluhan juta rupiah.

Asal ikan cupang

Ikan cupang berasal dari beberapa negara di Asia Tenggara, seperti Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, dan Vietnam. Salah satu cupang asli Indonesia adalah Betta channoides yang ditemukan di Pampang, Kalimantan Timur. Tetapi ada juga ikan cupang yang menjadi khas Negara-negara lain seperti ikan cupang kachen worachai yang berasal dari Negara Thailand.

Jenis-jenis ikan cupang hias, aduan, dan liar

Secara umum, Ikan cupang terdiri dari 3 jenis cupang, yaitu ikan cupang hias, ikan cupang aduan, ikan cupang liar.  Namun karena beberapa ikan cupang aduan memiliki bentuk indah, maka tak jarang juga beberapa diantaranya juga dimanfaatkan sebagai ikan cupang hias.

Perbedaan ikan cupang hias, aduan, dan liar

Cupang hias, ikan cupang aduan, ikan cupang liar tidak dibedakan dari speciesnya. Namun diantara mereka pasti memiliki ciri-ciri yang berbeda. Berikut adalah ciri-ciri ikan cupang hias, ikan cupang aduan, ikan cupang liar.

1. Ikan cupang hias

Sebagaimana namanya, cupang hias dinilai dari keindahannya. Biasanya ditentukan berdasarkan bentuk, warna, gerak dan mental. Secara umum ciri-ciri cupang hias adalah sebagai berikut:

  • Bentuk sirip dan ekor menjumbai panjang. Struktur tulang sirip dan ekor menunjukkan bentuk yang khas.
  • Warna tubuh terang tidak kusam. Memiliki varian warna yang menarik dan atraktif.
  • Gerakkannya tenang, kibasan-kibasan siripnya menampakkan keanggunan.
  • Bila melihat musuh atau sedang bercumbu, sirip dan ekornya terkembang sempurna menunjukkan bentuk yang khas.

Kebanyakan cupang hias merupakan spesies Betta splendens. Jenis-jenis cupang hias yang sering dilombakan antara lain, serit (crown tail), bulan separuh (halfmoon), laga (plakat), cagak (double tail) dan akhir-akhir ini jenis giant.

2. Ikan cupang aduan

Cara membuktikan keandalan cupang adu adalah dengan melihatnya ketika bertarung. Karena ada beberapa ikan cupang yang dianggap sebagai cupang hias, ternyata perkasa ketika diadu. Namun secara umum ciri-cirinya bisa dilihat sebagai berikut:

  • Bentuk tubuh cupang adu terlihat kokoh. Lebar dan tinggi ikan mulai dari leher hingga ke ekor memiliki besar dan ketebalan yang sama. Hanya pada ujung ekor terlihat sedikit mengecil.
  • Gerakannya agresif. Tidak lamban dan anggun seperti cupang hias.
  • Ketika melihat musuh, sirip-siripnya mengembang penuh. Ini menandakan mental yang bagus untuk bertarung.
  • Bibir tampak tebal dan kokoh. Mulutnya terkatup rapat tidak menganga. Bila dilihat dari atas, pada bibir bagian bawah terdapat bintik-bintik mencirikan gigi yang runcing.
  • Ikan cupang liar
  • Ikan cupang liar dapat ditemukan di habitat aslinya di kolam dangkal, persawahan, dan aliran air yang berada di suhu lebih dari 80 derajat celsius.
  • Ikan cupang liar memiliki warna hijau kusam dan sirip pendek, yang akan mereka nyalakan untuk menarik pasangan dan menangkal predator seperti salamander, kucing, dan ikan yang lebih besar
  • Di alam liar, cupang jantan tidak pernah menumbuhkan sirip yang indah. Cupang yang ada di toko-toko ikan dengan warna sirip dari merah sampai keemasan menurut Animal Diversity Web, University of Michigan merupakan hasil dari pengembangbiakan selektif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*